Monday, November 23, 2015

Alasan Kenapa Istri Sangat Membutuhkan Suaminya

Tidak dipungkiri saat menikah, seorang istri sangat membutuhkan suaminya. Apalagi ketika memutuskan untuk benar-benar mandiri, dalam artian tidak lagi tergantung pada orang tua. Maka sangatlah wajar suami menjadi satu-satunya orang terpenting yang dapat diandalkan seorang istri.

Berikut ini beberapa alasan, kenapa seorang istri sangat membutuhkan suaminya.


1.Suami adalah imam .
Sebelum menikah, tentu kita sudah mengetahui dulu latar belakang calon suami kita. Salah satunya adalah tentang ibadahnya. Karena salah satu syarat utama yang menjadi pertimbangan seorang perempuan dalam memilih laki-laki sebagai suaminya, adalah keimanannya. Seorang perempuan shalih sangat membutuhkan sosok suami shalih, yang dapat membimbingnya, menuntunnya dan memimpinnya untuk selalu berada di jalan Allah SWT. Bukankah impian jodoh dunia akhirat bersama-sama dengan suami terkasih menjadi impian setiap istri.

2.Suami adalah masa depan.

Seorang perempuan membutuhkan suaminya karena suaminya adalah sumber mata pencaharian bagi keluarga. Tugas utama suami yang mencari nafkah dan memberikan penghidupan yang layak untuk istri dan keluarga. Membuat sang istri sangat membutuhkan sosok suaminya untuk hidup dan masa depan keluarganya. Termasuk pemenuhan kebutuhan sandang, pangan, papan dan pendidikan bagi anak-anak mereka. Tidak ada larangan istri bekerja, selama ia bekerja atas seijin suaminya dan tetap bisa melaksanakan tugasnya sebagai istri atau ibu.

3.Suami adalah tempat berkeluh kesah.
Hendaknya suami dan istri saling mengasihi, menyayangi, mendengarkan, dan saling peduli. Ketika salah satu merasa sedih, marah dan kecewa. Hendaknya bukan hanya istri yang bisa menjadi pendengar untuk suami. Tetapi suami juga diharapkan bisa menjadi pendengar yang baik bagi istri. Kemana lagi istri mencurahkan perasaannya selain pada suaminya sendiri, satu-satunya orang yang patut dan terbaik untuk dapat membuat hatinya menjadi lebih tenang.
4.Suami adalah pembuat keputusan.
Benar adanya suami adalah pemimpin dalam keluarga. Ketika istri meminta pendapat dan meminta ijin untuk melakukan sesuatu hal. Maka orang yang dapat membuatnya yakin, bahwa keputusannya adalah benar adalah suaminya. Apalagi jika hal itu menyangkut kepentingan keluarga, maka antara suami dan istri penting sekali untuk berkomunikasi satu sama lain, duduk bersama, berdiskusi dan memecahkan permasalahan rumah tangga bersama-sama.

5.Suami adalah sumber kebahagiaan.
Seorang suami hendaknya menggauli dan memperlakukan dengan baik istrinya, serta memperlakukannya dengan layak dan penuh kasih sayang. Selain itu seorang suami juga harus dapat bertutur kata yang baik dan lembut, sehingga perasaan istri menjadi lebih bahagia. Istri yang bahagia maka in syaa Allah rumah tangga yang dibina akan tentram dan damai. Ia akan merasa ikhlas dalam melayani suami, menjaga amanah suami dan mendidik anak-anaknya. Bukankah laki-laki yang baik adalah laki-laki yang bisa menghormati ibu dari anak-anaknya, jika sudah begini masihkah ada alasan untuk tidak membuat istri tersenyum bahagia.

6.Suami adalah saya.

Pernikahan sudah meleburkan semua perbedaan. Apa yang kita lakukan bukan lagi atas diri kita sendiri. Kita sudah menjadi tanggung jawab suami. Sehingga apa yang kita lakukan selalu untuk menjaga nama baik suami. Dan apa yang suami lakukan juga untuk melindungi keluarganya. Sehingga sudah sepantasnya baik suami ataupun istri saling menutupi kekurangan masing-masing dan menjaga aib masing-masing. Yah, karena suami adalah saya.

Inilah alasan mengapa seorang istri sangat membutuhkan suaminya. Bukan karena merendahkan harga diri dan martabatnya sebagai seorang perempuan mandiri. Bukan. Seorang istri membutuhkan suaminya, karena ia yakin ketika ia memaparkan alasan ini, hal itu semata-mata untuk mendapatkan berkah dalam rumah tangganya, bersama-sama dengan suami yang telah dipilihkan Allah SWT untuknya.

Profil penulis:
Irni Fatma Satyawati, lulusan Sarjana Psikologi Universitas Surabaya. Saat ini menetap di Jepang bersama suami dan kedua anaknya. Telah menerbitkan dua buku duet dan beberapa antologi. Saat ini aktif menulis artikel dan tergabung dalama KUM.

1 comment:

  1. Baca Juga Motivasi Lainnya di :
    http://www.pelanginetponsel.com/2015/10/jangan-nikahi-wanita-ini-walaupun-cantik-dan-kaya.html

    ReplyDelete